Langsung ke konten utama

Postingan

Tulisan Random di Malam Minggu

  Hidup ini emang penuh dengan ketidakadilan. Tak jarang, manusia banyak yang mengeluh ketika realita nggak sesuai dengan apa yang ia harapkan. Kalau udah seperti itu emang nggak mudah untuk dilalui. Kita harus berjuang melawan rasa marah, kesal, kecewa yang kita rasakan, dan aku ngerti banget kalau hal itu emang menyakitkan. Tapi, ya mau gimana lagi, inilah dunia dengan segala hal yang nggak bisa kita kontrol.   Emang bener sih kata Honne, Life’s gonna be little bit shit di dalam lagunya Crying Over You . Hidup emang sedikit menyebalkan. Mungkin karena manusia punya sisi egois sehingga ketika nggak mendapatkan apa yang diinginkannya, maka hidup terasa tak adil baginya. Tapi apakah salah jika kita merasa seperti itu?   The annoying moment is when you hope for the happy ending but not ready for the worst thing . Emang sih kita selalu mengharapkan akhir yang bahagia, tapi nggak selalu siap untuk kemungkinan terburuknya. Berharap aja nggak cukup kalau nggak ada usaha leb...
Postingan terbaru

#BreakingTheStigma – Ketika Aku Sendirian

Photo by codypboard on unsplash.com  “Jomlo banget sih nonton sendirian di bioskop!” “Ada masalah ya di rumah kok sering nongkrong sendiran di kafe?” “Kamu nggak punya temen kah kok ke mana – mana sendirian?” Pernah nggak sih kalian mendengar kalimat-kalimat seperti itu dari orang lain hanya karena melihat kalian melakukan segala sesuatu sendirian ? Seolah-olah dengan ucapan-ucapan seperti itu membuat kalian dipandang sebagai orang yang paling kasihan di dunia. Padahal apa yang mereka bilang itu belum tentu sama seperti apa yang kita rasakan. Mungkin bagi mereka hanya karena mereka merasa perbuatan kita itu tidak sesuai dengan diri mereka atau dengan yang kebayakan orang lakukan, membuat mereka bisa seenaknya saja menilai bahwa kita salah. Sebagai mahkluk sosial, kita memang tidak bisa hidup tanpa orang lain. Dalam keseharian pun kita selalu hidup berdampingan dengan mereka. Namun, apakah wajar apabila kita dianggap aneh ketika melakukan suatu hal yang berbeda dari kebanyak...

Quarter Life of Crisis : Bagaimana Melawan Overthinking dan Insecurity?

  Photo by Pinterest Beberapa hari yang lalu, aku ikutan webinar tentang Quarter Life Of Crisis dengan pembicara adalah Ibu Riffa Sancati, salah satu penulis favoritku. Beliau juga seorang CEO dan Founder dari The Lens Story . Jadi, di postingan ini aku mau sharing nih tentang apa yang aku dapatkan dari webinar itu dan sedikit opini pribadiku. Mungkin beberapa dari kita yang sekarang ini berusia 20an tahun pernah merasa insecure dengan diri kita sendiri, terlalu banyak keinginan yang membuat kita sulit untuk membuat keputusan bahkan malah menjadikan kita demotivasi dan minder dengan orang lain. Krisis identitas diusia 20an tahun sering disebut dengan Quarter life of Crisis (QLC). Adapun QLC adalah sebuah fase dalam kehidupan, ditandai dengan seseorang yang mulai mempertanyakan identitas dirinya sendiri seperti : " A ku ini siapa sih? Hidup di dunia mau ngapain? Kenapa aku dilahirkan? Kenapa aku masih gini-gini aja sedangkan teman-temanku udah sukses?"  Nah, pertanya...

Cerita Hari Ini : #1 Take care of your health, before you regret!

  Hai, happy Sunday teman-teman! Hari ini aku mau berbagi sedikit cerita nih tentang hariku pada hari ini. Sebenarnya apa yang akan aku ceritakan ini bukan cerita di hari minggu ini karena kemarin kondisiku tidak memungkinkan untuk berlama-lama di depan laptop sehingga baru bisa aku lanjutin sekarang. Nggak kerasa ya weekend udah tiba. Aku seneng banget tiap kali berjumpa dengan weekend karena aku bisa bebas melakukan aktifitas di luar rutinitasku sehari-hari. Biasanya kalau weekend gini aku hanya menghabiskan waktu dengan nonton drama korea, tapi hari ini alhamdulillah aku bisa produktif karena dapet orderan katsu sama roti. Oh iya, sebelumnya aku mau cerita sedikit nih tentang bisnis yang sedang aku jalanin sekarang ini. Jadi, semenjak setahun yang lalu aku bekerja sebagai staff personalia di sebuah hotel dekat rumah. Tapi, semenjak ada pandemi ini,   sebagai karyawan aku pun terkena dampaknya. Karyawan di hotel tempat aku bekerja mendapatkan pemotongan hari kerja. Jadi,...

Book Review - The Little Handbook For Big Career

  Pada postingan ini, saya akan memberikan ulasan buku "The Little Handbook For Big Career" yang ditulis oleh Ibu Riffa Sancati, seorang Founder dan CEO   The Lens Story . Buku #thelittlehandbook banyak membantu saya untuk menemukan versi terbaik dalam diri saya untuk dapat membangun karier yang saya inginkan. Dalam buku ini, Ibu Riffa menyadarkan saya bahwa dari hal-hal kecil yang bahkan terkadang saya anggap sepele, ternyata itu bisa mendatangkan manfaat besar dalam hidup saya.    Buku ini terdiri dari 10 bab yang bahasannya sangat komplit mulai dari masa-masa sebelum terjun ke dunia kerja, bagaimana untuk meraih sukses dalam pekerjaan kita, hingga bagaimana memperoleh kebahagiaan dalam hidup. Banyak insight yang saya dapatkan dari buku ini, beberapa diantaranya yaitu mengenai passion, mindset, investment, dan resilience.   Di bagian awal buku ini membahas mengenai passion .Ibu Riffa menjelaskan dengan sangat apik tentang bagaimana pengaruh passion d...

Tips-Tips Menumbuhkan Self-Love di Dalam Diri, Biar Kamu Nggak Melulu Jadi Bucin

Photo by Adrian Fernandez on unsplash.com   Di tahun 2020 ini mungkin kita nggak asing lagi dengan istilah BUCIN atau Budak Cinta. Kata itu sering banget dilabelkan ke orang-orang yang rela berkoban dengan melakukan segala hal demi membahagiakan orang yang mereka cinta. Bahkan terkadang secara nalar, tindakan yang dilakukan mereka itu nggak logis. Contohnya aja nih, ada cewek yang naksir sama cowok. Nah, si cewek ini tuh tahu tentang dua kriteria penting yang harus dimiliki cewek yang mau menjadi pasangannya, yakni harus memiliki kulit putih dan badan langsing. Padahal dua hal itu bertentangan banget dengan kondisi si cewek pada saat itu. Alhasil, si cewek rela menghabiskan uang berjuta-juta hanya untuk membeli obat pemutih badan dan penurun berat badan. Nah, kalau kayak gitu nggak logis kan? Kenapa sih harus (memaksakan) merubah diri sendiri hanya untuk mendapatkan kesan positif dari orang lain? Mungkin kita sering mengklaim bahwa apa yang telah kita lakukan untuk diri kita ad...

Memahami Makna ‘Minta Maaf’

Kata maaf seringkali kita dengar, atau bahkan mungkin malah kita sendiri yang terlalu sering mengucapkankannya. Namun, ketika kata itu keluar dari mulut kita, apakah kita telah memahami esensi dari kata maaf tersebut? Atau jangan-jangan kita hanya sekadar mengucapkannnya saja? Nggak kerasa ya Ramadhan tahun ini udah berlalu. Nggak kerasa juga kita udah ngelewatin Ramadhan yang memang bener-bener beda dari tahun-tahun sebelumnya. Biasanya kita bingung nentuin tempat buat buka bersama temen-temen karena tempat makan udah banyak yang di booking . Namun, di Ramadhan tahun ini kegiatan itu harus kita lakukan via online . Tak ada salahnya juga sih, karena dengan situasi yang seperti ini kita dapat memberikan waktu lebih banyak untuk bersama dengan keluarga. Dari yang sebelumnya kita jarang bertemu karena kesibukan di kantor, sekarang kita malah lebih banyak memiliki Quality time bersama mereka. Bukankah itu merupakan suatu hal berharga? Pandemik tak kunjung juga berakhir menjela...