Pada postingan ini, saya akan memberikan ulasan buku "The Little Handbook For Big Career" yang ditulis oleh Ibu Riffa Sancati, seorang Founder dan CEO The Lens Story. Buku #thelittlehandbook
banyak membantu saya untuk menemukan versi terbaik dalam diri saya untuk dapat
membangun karier yang saya inginkan. Dalam buku ini, Ibu Riffa menyadarkan saya bahwa dari hal-hal kecil yang
bahkan terkadang saya anggap sepele, ternyata itu bisa mendatangkan manfaat besar
dalam hidup saya.
Buku ini terdiri dari 10 bab yang bahasannya sangat komplit
mulai dari masa-masa sebelum terjun ke dunia kerja, bagaimana untuk meraih
sukses dalam pekerjaan kita, hingga bagaimana memperoleh kebahagiaan dalam
hidup. Banyak insight yang saya
dapatkan dari buku ini, beberapa diantaranya yaitu mengenai passion, mindset, investment, dan resilience. Di bagian awal buku ini membahas mengenai passion.Ibu Riffa menjelaskan dengan
sangat apik tentang bagaimana pengaruh passion
dalam menentukan impian seseorang. Mulai dari menentukan mimpi bahkan mimpi
yang paling sederhana sekali pun, lalu dari mimpi itu ternyata dapat melahirkan
passion yang mungkin tidak kita
sadari bahwa hal itu ada di dalam diri kita, hingga pada akhirnya passion membuat pekerjaan yang kita
lakukan terasa lebih mudah dan menyenangkan.
Saat membaca bab ini, saya seperti dituntun oleh Ibu
Riffa tentang bagaimana menemukan passion
dalam diri saya. Dan hingga pada akhirnya saya memperoleh insight bahwa dengan passion saya lebih merasa menjadi diri
saya sendiri, merasa lebih bahagia dengan hal-hal kecil yang saya lakukan tapi
sangat berarti bagi saya karena saya melakukannya dengan cinta. Seperti kata bu
Riffa “Passion surprisingly makes my life
way easier!”
Insight kedua yang saya peroleh adalah tentang mindset. “Pola pikir adalah fondasi,
jika fondasi belum cukup kuat, khawatirnya apa pun yang kita bangun ke depannya
akan lebih mudah runtuh”, begitu kata bu Riffa. Bab ini menyadarkan saya bahwa
dalam melakukan suatu hal, saya harus memiliki bekal terlebih dahulu. Salah satu
bekalnya adalah memiliki pikiran yang positif. Melatih pikiran untuk berpikir
positif membuat saya lebih antusias sekali untuk menyelesaikan pekerjaan yang
saya mulai. Dalam bab ini, bu Riffa mengajarkan untuk selalu memandang setiap
pekerjaan yang bahkan pekerjaan yang kita rasa sulit sekalipun dengan sudut
pandang yang positif bahwa hal yang lebih penting bukan soal materi, melainkan
bekal pengalaman dan pembelajaran yang kita dapatkan selama prosesnya. Ulasan
bu Riffa di bab ini telah mendorong saya melatih diri untuk melihat setiap
kesulitan menjadi sebuah peluang bagi saya untuk meraih kesuksesan.
Insight yang ketiga adalah investasi. Kira-kira investasi
apa sih yang bisa kita lakukan di masa muda? Nah, di bab 4 dari buku ini, saya
menemukan jawabannya. BELAJAR adalah investasi terbaik yang bisa dilakukan di
mana dan kapan saja. Menjadikan diri kita menjadi pribadi yang haus akan ilmu
dan pengalaman akan mendorong kita untuk memiliki semangat belajar yang tinggi.
Tidak ada salahnya jika kita mempelajari hal baru karena hal itu merupakan
suatu bentuk investasi yang bisa kita berikan untuk pengembangan diri kita ke
depannya. Dalam bab ini, bu Riffa mengajarkan untuk tidak pernah merasa puas
dari satu pencapaian yang telah kita raih. Melainkan kita harus terus menerus berinvestasi
pada diri kita. Terkadang saya merasa takut untuk memulai pekerjaan yang belum
pernah saya lakukan, tapi setelah membaca buku ini saya menyadari bahwa segala
sesuatu itu bisa dipelajari asal saya mau melakukannya. Seperti apa yang
dikatakan oleh Ricard Branson yang juga dituliskan di bab ini bahwa “Jika
seseorang menawarkan kesempatan yang luar biasa, tetapi Anda tidak yakin apakah
Anda mampu melakukannya, katakana saja YA dan pelajari cara melakukannya
kemudian.” Learning by doing is the key.
Insight selanjutnya yang saya dapatkan dari buku ini adalah
melatih diri untuk menjadi resilient.
Terkadang saya langsung merasa down
ketika saya gagal untuk meraih apa yang saya inginkan. Terlebih jika saya telah
berjuang hingga mati-matian dan seolah-olah kegagalan adalah hal yang
menakutkan bagi saya ketika memulai suatu hal. Tapi, dalam buku ini, bu Riffa
bercerita bahwa ia bahkan banyak menemui kegagalan dalam meniti karier
impiannya. Rasanya saya seperti ditampar, ketika saya yang sering merasa down ketika gagal baru beberapa kali,
namun ternyata banyak orang lain diluar sana yang bahkan merupakan tokoh-tokoh
besar pernah mengalami 1000 kali kegagalan tapi masih mencoba 1001 kali untuk
bangkit. Dari sini saya belajar bahwa kegagalan itu bukan akhir dari segalanya,
kegagalan bukan sesuatu hal yang memalukan untuk diceritakan. Justru seharusnya
saya malu ketika saya berhenti berjuang setelah mengalami kegagalan. Kegagalan
adalah guru terbaik dalam berkarier. Melalui kegagalan saya bisa belajar bagaimana
caranya untuk bangkit dari keterpurukan.
Bab terakhir yang bu Riffa tulis di buku ini adalah
perihal The Art of Happiness. Saya
pribadi terkadang masih sering membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang
lain. Saya bertanya pada diri saya sendiri ‘kenapa orang lain lebih dulu meraih
kesuksesannya dibandingkan dengan saya yang masih begini-begini saja?’. Bab
terakhir dalam buku ini pun memberikan saya jawabannya bahwa setiap orang
memiliki jam kehidupannya masing-masing. Banyak orang yang berkompetensi saat
sebetulnya tidak ada piala yang sedang diperebutkan. Kesuksesan orang lain
tidak mengurangi nilai prestasi kita sendiri. Banyak sekali definisi bahagia
yang saya peroleh dari bab terakhir di buku ini. Hal itu sangat berguna sekali
bagi saya sebagai self reminder bahwa
kebahagiaan itu tidak selalu tentang kesempurnaan, kemewahan, dan kesuksesan.
Namun, jika kita bisa melihat hal-hal kecil yang datang dalam hidup kita bahkan
untuk setiap masalah yang menimpa kita pun bisa menjadi sebuah kebahagiaan, tergantung
bagaimana cara kita melihatnya.
Terima kasih bu Riffa telah menulis buku ini. It has been inspired me! Buat kalian yang belum baca dan penasaran isinya secara lengkap, buruan beli dan baca deh bukunya 😀 Buku ini cocok sekali untuk orang-orang yang masih bingung menentukan karier ke depan, untuk para jobseeker yang hampir menyerah karena gagal berulang kali mendapatkan pekerjaan impian, untuk para pekerja yang mungkin sedang mengalami permasalahan di lingkungan pekerjaannya, dan untuk para pembaca yang ingin berinvestasi pada diri sendiri, saya sangat merekomendasikan buku ini untuk kalian semua.

Komentar
Posting Komentar