Kepada jarak Terima kasih telah menghukumku dengan sebuah kerinduan Kata orang, rindu itu membuat air mata tak henti untuk jatuh Rindu membuat otak tidak henti untuk berpikir Dan lebih kejamnya, rindu membuat seseorang membenci orang lain Tapi lihatlah, pada rindu yang tak pernah bersua dengan pemiliknya Sekarang telah usang, menjamur dan bahkan membusuk Apakah masih pantas untuk bersua? Kepada rasa sepi Terima kasih telah menghadirkan sebuah ketenangan Ketenangan ini mengantarkanku pada sebuah kenyamanan Kenyamanan membuatku menemukan arti dari sebuah kesendirian Kesendirian tidak selamanya membuat seseorang terpuruk Karena waktu bersama “aku” tidak akan mempertemukan pada sebuah rasa kecewa Dibandingkan waktu bersama orang dengan “persona” yang ia kenakan Kepada senja Terima kasih telah mengajarkan arti dari sebuah kehilangan Bahwa semu...
Keep Writing, Keep Improving !