Hai langit malam, bolehkah aku bersua dengan para penghunimu?
Karena disini,
hanya ada aku yang bersandar pada dunia yang sedang bisu
Jika boleh,
aku ingin bertemu dengan sang bulan
Aku hendak
bertanya, bagaimana cara bulan mengalahkan matahari?
Bukankah cahaya
matahari adalah sumber cahaya yang paling besar?
Lantas
bagaimana bisa cahaya itu tertutup oleh sinar bulan yang ukurannya saja jauh lebih
kecil
Tak hanya dengan
sang bulan, ijinkanlah aku untuk bertemu juga dengan sang bintang
Aku hendak
bertanya, bagaimana cara bintang menerangi bumi dengan tubuh kecilnya?
Padahal
jarak bintang dengan bumi saja terpaut ratusan juta kilometer
Lantas bagaimana
bisa bintang dapat terlihat dari bumi?
Hai langit
malam, kau begitu beruntung memiliki pernak pernik yang begitu indah
Bulan dan
bintang yang selalu menemani disaat engkau merasa sepi
Bulan dan
bintang yang selalu menerangi disaat engkau tak punya sumber energi
Aku yakin mereka
adalah sumber kekuatanmu yang paling besar
Hai langit
malam, apa kau tak ingin berbagi kebahagiaan denganku?
Dari sini,
aku hanya bisa memandangmu dari kejauhan
Dan menatapmu
dengan penuh harapan
Berharap engkau
membebaskanku dari rasa yang berselimutkan sepi
Sepi yang selalu
menghadirkan keriuhan dalam angan
Hai langit
malam, tak bisakah kau bebaskan aku dari suasana ini?
Bawalah aku
lari dari sini, bertemu dengan sang bulan dan sang bintang
Agar aku
dapat berbincang-bincang dengan mereka
Tentang
bagaimana menciptakan cahaya ditengah kegelapan
Agar ketakutan
dan rasa sepi ini menemukan obat terbaiknya
Komentar
Posting Komentar